Senin, 05 Maret 2012

Devoured - The Lost Kingdom



Akhirnya jadi juga cover album Devoured 'The Lost Kingdom'
...sebuah penantian yang sangat panjang siap di rilis.
Pengerjaan artwork oleh Bullsix dari Bullmetalart. Karya sempurna oleh seorang maestro. Kami bangga dengan karya anak bangsa \m/


Track List:

01. Rebirth
02. 500 Years with Madness
03. Festering Feast
04. Vengeance and Blood
05. Zombie Massacre
06. Religion Epidemic
07. Endless Slaughter
08. Enemy Within
09. Blind Execution
10. My Flesh, The Spawn and Gorehound


M E T A L S A K M O D A R E

Album Baru Napalm Death




Napalm Death, salah satu grindcore legendaris telah memberikan daftar lagu yang akan ada didalam album terbaru mereka yang berjudul "Utilitarian". Album ke empat belas ini akan bisa kamu miliki para pecinta musik keras terhitung mulai dari tanggal 27 Februari 2012 nanti yang akan dirilis melalui Century Media Records.

Daftar lagu pada album "Utilitarian" :
1. Circumspect
2. Errors In The Signals
3. Everyday Pox
4. Protection Racket
5. The Wolf I Feed
6. Quarantined
7. Fall On Their Sword
8. Collision Course
9. Orders Of Magnitude
10. Think Tank Trials
11. Blank Look About Face
12. Leper Colony
13. Nom De Guerre
14. Analysis Paralysis
15. Opposite Repellent
16. A Gag Reflex
17. Aim Without An Aim (bonus track)
18. Everything In Mono (bonus track)

kita tunngu aja, bakal sedahsyat apa album band legen ini

Funeral Inception




Funeral Inception adalah band Death metal dari Jakarta, Indonesia pada tahun 2000. Personilnya saat ini antara lain vokalis Doni Iblis, gitaris Ai Deadfinger dan Fadjar Ramadhan, drummer Gatot Hardiyanto dan basis Arslan Musyifia.
Sebelumnya nama band ini adalah Bloody Gore. Pada saat itu band tersebut menerbitkan 2 CD kecil, dengan judul Stench Of Your Perversion dan Blood Driven Vehemence.
Mei 2002, band ini mengganti namanya menjadi FUNERAL INCEPTION dan merekrut Pandi Ghebes (Sadistis) untuk mengisi bagian drummer dan membuat album Anthems Of Disenchantment di Studio Palu, Jakarta. Band ini membuat 10 lagu sebagai tanda yang membedakan Funeral Inception dari Bloody Gore.
Hingga pada saat ini, personel paling barunya adalah : Doni – Vocal Arslan Musyifa – Bass Gatot Hardiyanto – Drums Fadjar Ramadhan – Guitars Ai Deadfinger– Guitars.
The Greatest Roots of All Evil adalah single pertama dari Funeral Inception yang akan tercakup di album penuh ketiga yang akan rilis di 2012 ini. Masih terpengaruh dengan tema kekerasan beragama yang marak mengemuka di Nusantara, Funeral Inception mengaduknya dengan ramuan kecepatan, teknikal death metal. Direkam di Roots of Evil Studio di akhir 2011 hingga awal 2012, The Greatest Roots of All Evil siap diunduh gratis melalui media partner terpilih.

Liputan konser the Black Dahlia Murder




Ada mitos lama mengatakan konser kedua di tempat yang sama bakal kalah hebat dengan konser sebelumnya. Mungkin itu yang terjadi saat grup band metal asal Michigan, Amerika Serikat, The Black Dahlia Murder, menggelar aksinya di area parkir Kolam Renang Senayan, Jakarta, Jumat malam, 17 Februari 2012. Jumat (17/02) sore, hujan mengguyur jakarta tapi tak menyurutkan langkah para metalhead untuk datang dan berkumpul di sekitar area Parkir Kolam Renang Senayan. Band beraliran melodic death metal asal Michigan, Amerika ini menggelar konsernya di Jakarta dalam rangkaian tur dunia dari album RITUAL, yang baru rilis bulan Juni 2011 dan menjadi album ke-5 mereka. Dengan suguhan yang memukau, tak pelak penonton pun terlarut dalam suasana metal.
Konser dibuka dengan penampilan Dead Squad pada pukul 19.30 WIB. Pukul 20.15 WIB, lampu panggung kembali menyala, seiring lagu A Shrine to Madness yang dibawakan The Black Dahlia Murder. Lagu ini mengawali konser bertajuk 'Ritual World Tour 2012' yang digagas Show Nation, selaku promotor yang mendatangkan band dengan kantongan 5 album dari awal mereka terbentuk di tahun 2000 silam.
Moonlight Equilibrium, What Horrible Night To Have a Curse dan A Vulgar Picture menjadi lagu selanjutnya yang dimainkan Trevor Strnad (vokal), Ryan Knight (lead gitar), Brian Eschbach (gitar), Ryan “Bart” Williams (bass) dan Shannon Lucas (drum) dari atas panggung. lagu Conspiring With The Damned, Necropolis, Carbonized in Cruciform, Everything Went Black dan Miasma disambut dengan moshing.
Deathmask Divine dan Funeral Thrist menjadi 2 lagu terakhir yang dibawakan The Black Dahlia Murder. Setelah jarum jam menunjuk di angka 21.15 WIB, kurang lebih satu penampilan, genap 16 lagu telah dibawakan The Black Dahlia Murder.

report by Theodora Felly Constantia